Make your own free website on Tripod.com
belajarmarketiva.com | caffeinblue.com | main


.

.
.
 


 
  Situs berita Fundamental
Learn About
Fundamental Today
 
   Buku panduan Marketiva
  Belajar MARKETIVA selangkah demi selangkah, sebuah buku panduan FOREX untuk kalangan mengenengah ke bawah.
 
Pesan Sponsor
Taruh iklan anda di sini..
 
Teknik Analisa Fundamental
Ditulis oleh caffein_blue dari sumber yang terpecaya
 
Industrial Production
 
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain).
 
Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).

Sementara Capacity Utilization merupakan pelengkap dari data Industrial Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Data ini naik-turun sejalan dengan siklus bisnis. Naiknya tingkat produksi akan menyebabkan naiknya juga data ini. Namun, sangat tingginya tingkat kesulitan dalam menyusun data ini menyebabkan market kurang mempercayai tingkat akurasinya. Peningkatan yang melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Industrial Production menggunakan data tahun 2002 sebagai referensi yang berada pada level 100. Amerika sendiri sejak tahun 1921 telah menggunakan indikator ini sebagai indikator bergairah tidaknya industri mereka
 
Data ini dibuat dan dilaporkan oleh Fed (Bank Sentral AS), setiap bulan, sekitar tanggal 15. Data ini direlease pada pukul 09.15 ET (Eastern Time) atau pukul 21.15 WIB.
 

Laporan Industrial Production secara umum memasukan data-data Index harga dari komponen sbb :

  1. Barang-barang konsumsi
  2. Peralatan untuk usaha/bisnis.
  3. Persediaan Barang Non Industri
  4. Bahan-bahan material
  5. Hasil Pertambangan
  6. Barang-barang mentah
 
Indikator ini digolongkan dalam indikator kelas C (skala A sampai E dengan A sangat penting dan E tidak penting) dikarenakan adanya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca). Sebagian besar trader kurang mempercayai indicator ini dan lebih memilih indiaktor jenis price index (seperti PPI dan CPI) sebagai penentu tingkat manufaktur pabrik dan kaitannya dengan trend mata uang.

Jika Industrial Production naik, maka mata uang Negara yang bersangkutan juga akan naik. Dengan mengambil dasar pemikiran bahwa jikalau setiap pabrik mengalami kenaikan pada industrial production index mereka maka ini menandakan bahwa perusaahaan berjalan dengan baik dan apabila ini terjadi di kebanyakan pabrik maka secara global eknomi dan kegiatan produksi/konsumsi berjalan lancar di negara tersebut.
 
Sumber :
 
 
 
     
        Lalu bagaimana dengan analisa pengaruh fundamental..?
      Kapan dong kita memakai salah satu analisa tersebut?
      Saya sudah bahas semuanya di buku
      "belajar MARKETIVA selangkah demi selangkah"
      Untuk informasi lebih jelasnya klik disini
     
   
   



Copyright 2006, belajarmarketiva.tripod.com   All rights reserved.