Make your own free website on Tripod.com
belajarmarketiva.com | caffeinblue.com | main


.

.
.
 


 
  Technical Analyst
Learn About
Fundamental Today
 
   Buku panduan Marketiva
  Belajar MARKETIVA selangkah demi selangkah, sebuah buku panduan FOREX untuk kalangan mengenengah ke bawah.
 
Pesan Sponsor
Taruh iklan anda di sini..
Taruh iklan anda di sini..
 
Basic Technical Analyst
 
MA (Moving Average)
 

Moving Average atau bisa diterjemahkan dalam bahasa indonesia pergerakan rata – rata. Yang dimaksud dengan pergerakan rata – rata disini adalah pergerakan suatu mata uang yang datanya diambil dari data pergerakan mata uang sebelumnya sesuai dengan periode yang di atur, untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi di bawah ini :

Asumsi pergerakan

Nilai Mata Uang

   Periode Skala 2

      Periode skala 4

Data 1

               -

-

Data 2

 = (1+2)/2 = 1.5

-

Data 3

 = (2+3)/2 = 2.5

-

Data 4

 = (3+4)/2 = 3.5

 (1+2+3+4)/4 = 5

Data 5

 = (4+5)/2 = 4.5

 (2+3+4+5)/4 = 7

Data 6

 = (5+6)/2 = 5.5

 (3+4+5+6)/4 = 9

Data 7

 = (6+7)/2 = 6.5

 (4+5+6+7)/4 = 11

Data 8

 = (7+8)/2 = 7.5

 (5+6+7+8)/4 = 13

Fungsi dari Moving Average adalah meratakan gerakan pasar yang fluktuatif dan mengidentifikasikan arah pergerakan harga, juga dengan MA bisa menunjukan kekuatan trend dari kecuraman dari sudut garisnya. Dimana, Moving Average dapat digunakan untuk menentukan arah trend, untuk menentukan proteksi, untuk masuk atau keluar (entry maupun exit) untuk meratakan (smoothing) gerakan-gerakan harga yang terlalu kasar, untuk sinyal konfirmasi dengan menggunakannya sebagai sinyal CrossOver,dsb.

Di Marketiva, fasilitas ini telah di sediakan untuk mensetting nya perhatikan langkah – langkah berikut berikut :

 

•  Step pertama

Klik kanan pada chart Streamer, kemudian pilih “Indicators”

•  Step Kedua

Kemudian pilih “Moving Average”, maka akan keluar jendela baru pada chart.

Ada tiga pilihan yang bisa kita modifikasi sesuai dengan yang kita inginkan. Anatara lain “Type” yaitu jenis pengambilan data ada banyak jenis variannya di situ, untuk tipe yang saya jelaskan diatas adalah type “simple” anda bisa menggunakan varian yang lain yang pada dasarnya sama. Yang kedua “Periode” yaitu banyaknya pengambil data yang ada dan yang reakhir warna anda bisa memilih sesuai dengan yang anda inginkan.

Setelah anda selesai, klik pada luar chart maka jendela akan tertutup dan indikator yang telah kita buat tadi dapat dilihat.

•  Step Ketiga

Satu indikator saja tentunya tidak cukup, haruslah ada pembanding yang tentunya dengan periode yang berbeda. Anda bisa membuatnya kembali dengan mengulangi step pertama. Sehingga muncul dua indikator agar memudahkan anda dalam menganalisa pergerakan pasar.

Selain indikator tersebut, ada juga yang di sebut dengan MACD atau Moving Ave. Con. Divergence. Silakan anda coba dan bandingkan dengan kita menggunakan “Moveng Average”, dari situ anda bisa menemukan pola atau tren dari pergerakan pasar.

Pengertian yang bisa kita ambil dari sini, garis dari “Moving Average” yang telah kita buat mengikuti harga pasar, perhatikan gambar di bawah ini dan tanda yang berwarna untuk memudahkan pemahaman anda.

Pengertian yang didapat untuk membaca tren diatas sebagai berikut :

  • Perhatikan garis lurus yang berwarna coklat, di tunjukkan disitu bahwa garis “Moving Average” ada diatas harga hal ini berarti bahwa ttren saat itu menurun atau istilah populernya Bearish;
  • Perhatikan garis lurus yang berwarna hijau, di tunjukkan disitu bahwa garis “Moving Average” ada dibawah harga hal ini berarti bahwa tren saat itu naik atau Bullish;
  • Perhatikan lingkaran yang berwarna merah, di artikan bahwa kondisi akan Bullish atau naik;
  • Perhatikan lingklaran yang berwarna biru, di artikan bahwa kondisi akan Bearish atau turun;

Pada “Type” garis “Moving Average” ada 9 pilihan untuk memilih analisa berdasarkan garis ini. Hal yang telah di jelaskan diatas merupakan pemilihan dari “Type : Simple” lalu apakah perbedaannya dengan “Type” garis “Moving Average” yang lain seperti “Exponential”, “Weighted”, “Double Exponential”, “Tringular”, “Kaufman Adaptive”, “MESA Adaptive”, dan “Triple Exponential”.

Pada dasarnya analisa menggunakan “Moving Average” dengan “Type : Simple” yang selanjutnya saya singkat dengan Simple Moving Average (SMA), sudah cukup baik untuk menentukan kondisi tren dimasa akan datang, namun sekali lagi semua metode yang ada belum tentu sudah sempurna atau mendekatinya. Metode SMA ini masih menyimpan kelemahan yaitu sering kali menghasilkan signal yang terlambat.

Keterlambatan SMA dalam meberikan informasi trend dikarenakan metode ini memberikan bobot distribusi yang sama pada setiap data, padahal data yang paling mencerminkan kondisi selanjutnya adalah data yang paling terakhir. Oleh karena itu metode – metode baru muncul untuk menyempurnakan SMA dimana metodenya memberikan prosentase yang lebih besar terhadap data yang paling terakhir untuk memberikan reprentatif nilai pergerakan mata uang selanjutnya.

Dalam analisa kita juga bisa mengimplikasikan satu, dua atau tiga lebih garis analisadengan menggunakan periode yang berbeda dalam analisa pergerakan harga suatu mata uang. Dalam pemilihan sample metode statistic, semakin banyak garis analisa yang digunakan, maka semakin sedikit false signal yang akan dihasilkan dan semakin aman pula rekomendasi yang dihasilkan unruk melakukan transaksi, namun hal ini juga bisa berlaku sebaliknya semakin banyak garis analisa yang digunakan akan semakin sedikit pula rekomendasi tuk melakukan sebuah transaksi.

 
   
Jika anda tertarik untuk berinvestasi FOREX selain di MV silakan coba Easy Forex, untuk pembukaan account pertama bisa dilakukan mulai dari $25.. selamat mencoba.
   
 

  Masih bingung....? pengen lebih tau analisa technical yang lain...?
  Lalu bagaimana dengan analisa pengaruh fundamental..?
  Kapan dong kita memakai salah satu analisa tersebut?
Saya sudah bahas semuanya di buku
"belajar MARKETIVA selangkah demi selangkah"
  Untuk informasi lebih jelasnya klik disini
   
 
 
Copyright © 2006, belajarmarketiva.tripod.com   All rights reserved.